batik on the blue line

sabtu kemarin PBNJ bersama grup kesenian sanggar wonoseni bertolak menuju kota pekalongan untuk memenuhi undangan pentas teatrital pada penutupan Pekan Batik Nasional (PBN) 2012. berkekuatan 60 personil kami tiba di balai diklat pemkot pekalongan tempat transit pukul 1 dinihari. kami langsung tidur dan pagi hingga siang kamipun hanya bersantai bernyanyi dengan iringan musik sederhana melepas capek perjalanan semalam demi persiapan pentas.

sore hari kami menuju lokasi pentas untuk gladi bersih dan cek sound, dilanjutkan make up dan berkostum pukul 7 kami kembali menuju kawasan jetayu tempat acara, jam delapan lebih sedikit acara dimulai dengan pengumuman dan pembagian hadiah seperti lomba foto dan kostum yang merupakan rangkaian PBN dan penutupan secara resmi PBN oleh walikota pekalongan. acara berikutnya adalah pentas teatrikal batik on the blue line, baru kali ini PBNJ berada ditengah  panggung semegah ini. huft luar biasa.

aksi dimulai dengan 2 orang pembawa panji-panji dan seorang dalang yang menceritakan asal mula batik tradisional pekalongan, masa keemasan batik. setelah bercerita disertai gambar-gambar pada slide yaitu foto gedung pabrik, koperasi dan sebagainya. masuklah para penari dengan aneka kostum berasal dari batik dengan tarian penuh keceriaan dan tari sintren, berikutnya dalang keluar lagi menceritakan problema batik pekalongan dengan adanya batik printing, sablon dan sebagainya yang menggeser batik asli, nah ini adalah bagian grup PBNJ, 9 orang rekan PBNJ berbody painting menyerupai makhluk buas dan seram masuk dari berbagai sudut panggung merusak properti batik dan alat membatik yang ada kemudian diikuti 40 penari lain yang seakan-akan menjajah batik tradisional. setelah penari PBNJ masuk kemudian penari lokal yang terdiri siswa smp dan smu masuk menggambarkan kebangkitan batik hingga pada puncaknya pengakuan UNESCO akan batik sebagi warisan budaya kreasi anak bangsa indonesia.

acara ditutup oleh band lokal yang lagi booming di pekalongan raprox yang bernyanyi rap dengan bahasa khas pesisir disambut pesta kembang api, salaman dengan pejabat teras pemkot pekalongan dengan para penari. usai pentas kami makan dan langsung packing untuk menuju rumah. terimakasih sambutan, apresiasi, dan selamat semoga kita kembali bertemu pada event batik internasional selanjutnya dan batik semakin berjaya. amin

Pos ini dipublikasikan di performance. Tandai permalink.

8 Balasan ke batik on the blue line

  1. jahe berkata:

    selalu suka klo posting di blog ini soal seni seni begini😀

  2. bejo berkata:

    seni itu…lebih pintarr

  3. sang nanang berkata:

    Tak pikir dominan dengan warna biru je….

  4. Kerennn… pokokmen WoW ga pakai koprol pak.

  5. silver account berkata:

    Pementasan Wayang Kulit masih sering diselenggarakan pada momen tertentu seperti hajatan, ataupun dipentaskan sebagai bagian dari adat tradisional lainnya, seperti Mapag Sri , Ngarot , Nadran , Ruwatan dan sebagainya. Dimana pada acara adat tersebut, pementasan wayang kulit menjadi suatu keharusan, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari acara itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s