PBNJ pasang mini sirbo boleh ga ya?

ternyata PBNJ dulu adalah pengguna strobo bersirine, lampu kelap-kelip tersebut seyogyanya dipasang pada sepeda anak-anak, namun dibeli karena merasa butuh dan penting, alkisah sekitar kurun waktu tahun 2005-2007 setiap malam jumat PBNJ dan beberapa tetangga berziarah ke makam kyai di kota dan kabupaten Magelang, berangkat usai isya kelompok terdiri dari 5 – 10 pemuda, semua menggunakan sepeda, target ziarah hanya 1-2 makam karena antar letak makam berbeda kecamatan , misal target pertamaxx makam ky shirat payaman di kec. secang dan makam sunan geseng di kec grabag, atau makam ky chudlori di kec. tegalrejo lalu komplek makam di gunung pring muntilan. start jam 8 bisa selesai sekitar pukul 2 dini hari, karena jalan yang dilalui berbagai kelas, termasuk jalan provinsi, mobil-mobil dan motor pada malam hari cenderung lebih ngebut, maklum jalan sepi. maka untuk memberitahu keberadaan kami PBNJ gunakan mini strobo tersebut bukan untuk meminta jalan, alhamdulillah selama 2 tahun tidak terjadi apa-apa, tahun segitu belum ada sepeda yang berlampu kelap-kelip seperti sekarang yang dipasang di sepeda atau helm lagh pada pake peci kok, maklum saja bocah ndesooo , , ,

mini strobo tersebut mempunyai 2 lampu dan empat tombol dengan raungan sirine yang berbeda seperti ambulance dan suara tembakan AK 47, sumber energinya adalah 2 baterai AA.  setelah kegiatan bosan dan reinkarnasi part 2 onthel PBNJ mini strobo yang dulu namanya saja ga tahu menjadi salah satu item yang di lepas. mini strobo pada onthelku  melanggar ga ya?

Pos ini dipublikasikan di Jaran tanya. Tandai permalink.

25 Balasan ke PBNJ pasang mini sirbo boleh ga ya?

  1. zaqlutv berkata:

    tapi menghadap kebelakang saja.. sampe sekarang sepeda pancal dikasi variasi lampu seperti itu untuk di belakangnya dari tokonya..
    untuk depannya pakai mini senter led..

  2. otomotoshare berkata:

    wah Pak Bambang, tahun itu yo masih rapopo Pak. ha wong UU ne aja baru dibuat tahun 2009, xixixixi . . .:mrgreen:

  3. Maskur berkata:

    apik
    nngawa Aki sing gedhe, toa sing gedhe…toooooooooot tot tooooooooooooot
    minggir kabeh

  4. Pria Biru berkata:

    Anak Alay era 2005-an…hehehehe …kabuuuuuuuurrr….piss…!

  5. karto berkata:

    masjid te apik

  6. bapakeValen berkata:

    pak, sampean nyepeda tekan masjid agung tah?

  7. vyzex berkata:

    Hahahaha
    Mantap
    Keren nih..

    Kalo di alun-alun selatan yogya, malah sepeda makin banyak lampunya, makin keren.

  8. basch berkata:

    gantengan sepedae.

  9. ridertua berkata:

    sirbok…

  10. gaplek mania berkata:

    pancen kudu dipasangi lampu.
    neng jepang numpak onthel ora nganggo lampu didenda lo

  11. anharvictor berkata:

    ntr di tilang pak pol loh,,, di tanya sim sama stnk nya loh,,,

  12. andhi_125 berkata:

    kayaknya UU – nya gak berlaku surut pak…ga tau lagi sih🙂

  13. gogo berkata:

    menara masjidnya keren..

  14. agungsevi berkata:

    ko koyok e sepedah e ndak mampir SPBU, tapi mampire SPBE
    *sarapan pecel be sambel….
    xixixi
    http://agungsevi.wordpress.com/2012/01/13/tawon-dan-esemka-perlu-suaka-dari-pemerintah/

  15. So dari pengalaman pengalaman tsb aku ada ide knp ga berdagang di Jkt aja toh orang orang jawa timur di Jkt banyak, dan Jkt juga jarang jual pecel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s