Road to KOBOYS

ambil dari blog biru kilau biru logh

Berawal dari browsing tentang ndaho win PBNJ nyasar ke warung pak kaji taufik yang kala itu posting tentang si kurus, belom berani komentar apalagi punya gravatar (nglirik agoenk ae pemburu pertamaxx yang ga punya gravatar xixixiiii). sekedar baca-baca dan ketawa-ketiwi baca bakar-bakaran, memang sedikit banyak memberikan pencerahan karena paling tidak menjadi tahu kelebihan dan kekurangan suatu produk meskipun kadang subjektif.

2nd penampakan PBNJ

Perkenalan TMC berlanjut ke indomotoblog dan selanjutnya koboys. PBNJ mengikuti terus perkembangan namun hanya dari jauh, haus akan informasi seputar motor telah dirasakan sejak awal kuliah, saat itu hanya mendapat akses dari tabloid M+, alhamdulillah uang saku agak longgar jadi ada budget untuk berlangganan karena motto orang tua adalah perihatin boleh tapi jangan sampai kelaparan dan kekurangan. sekian tahun malang melintang tanpa ada akses informasi otomotif karena tidak lagi berlangganan dan (jika kadang beli) merasa semakin hari isi tabloid kurang berpihak pada konsumen akhirnya dipertemukan lagi dengan blog.

guayane koyo wong suegiih kabeh

saat membaca tulisan pemesanan kaos koboys pertama sebenarnya ingin pesan namun masih takut, lha isine ko pada kurang waras apalagi ada 2 orang yang berasal dari magelang yang kemudian hari PBNJ ketahui mereka adalah mas widyo susanto aka MIG dan mas andi suranto juraganne maticlover. semakin hari mantengin dan berani komentar akhirnya komunikasi dengan blogger koboys mulai terjalin dan kopdar pertamaxx adalah di angkringan jogja, sebelum nekad berangkat sempat konsul dengan mas andi tentang bagaimana intern koboys, eklusifkah? urakankah? atau bagaimana, setelah disupport bahwa koboys welcome pada new comers ya PBNJ nekad saja.

1st penampakan, mbake dari honda lihatin terus, wajarlah jika terkagum-kagum

hal paling terasa saat harus berjuang melawan kesabaran menunggu james 161, mengarungi sekian hari dengan support berbagai artikel psy war, racun-racun penggoda iman,  namun semua berakhir ceria.

Terimakasih koboys atas informasi dan persaudaraannya

KOBOYS VAN CHEN APIK APIK APIK

Pos ini dipublikasikan di pelajaran. Tandai permalink.

16 Balasan ke Road to KOBOYS

  1. cafebiker berkata:

    manteb manteb manteb

  2. tigerpiceks berkata:

    nek ra mangkat baksos #kamplengisan

  3. Taufik berkata:

    selamat buat koboys

  4. ➡ Salam Paseduluran…

    foto kedua dari atas, PBNJ lagi ngopooo yooooo…❓
    a. nyawang KB
    b. nyawang taplak
    c. nyawang serbet
    d. nyawang mejo

  5. Wong Banyumas berkata:

    bener mas bro. di KOBOYS, liputannya jelas berpihak pada konsumen. Lha wong sing nulis konsumene dewek kok. Anyway, KOBOYS saiki tambah ramai yo. Padahal tak tinggal mung 5 wulan lho

  6. Yang toewa-toowa boleh ngikot tidak Mas Dab Bro ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s