nunggang dokar

Kontur daerah di kecamatan PBNJ yang berada di lereng Gunung Sumbing sebelah barat kota Magelang tentu saja naik turun, sepeda, becak dan delman sangat tidak direkomendasikan untuk digunakan sehingga jarang sekali warga menggunakan salah satu dari alat tranportasi tersebut. peluang bisnis ditangkap sebelah rumah PBNJ yang masih sepupu, sehari-hari dia hanya mengayuh becak dari usai duhur hingga pukul 8 malam namun pada selasa sore dia membawa pulang seekor kuda yang dulu dinaiki istri PBNJ. blue ocean strategi yang dikatakan gus tri diterapkan meski dia ga punya HP apalagi akses ke internet untuk membaca blog.

bermodal kemampuan menyetir delman kala masih bujang dia mengangkut anak-anak yang lagi “panen” menuju kampung sebelah. jarak yang ditempuh kurang lebih 800m. setiap anak dipungut bayaran sebesar Rp 2000. anak-anak kontan saja langsung antusias untuk naik, sekali jalan delman ini bisa diisi 7 hingga 9 anak, jalanan yang dilalui merupakan jaan penghubung dengan desa sebelah namun sudah aspal, selama perjalanan anak-anak disuguhi semilir angin dan hamparan sawah di kanan- kiri. maklumlah kecamatan bandongan yang geografis tanahnya miring ke timur mendapatkan sinar matahari pagi dan air yang melimpah jadi secara kualitas padi yang dihasilkan no 2 di bawah kecamatan kajoran. saat delman menuju timur kota magelang terlihat jelas dengan gunung tidarnya karena hanya berjarak 3km, bahkan dari titik putar delman suara dangdut Taman Kyai Langgeng masih bisa terdengar, saat berjalan ke barat gunung sumbing berdiri megah menyambut. terminal delman berada didepan rumah bapak PBNJ jadi iseng ikut naik sekali untuk merasakan impresinya. delman hanya beroperasi dari pukul 8 sampai 11 siang, dan sore dari pukul 15 hingga pukul 17.00 wib.

pintu terkecil didunia yang bisa dilewati orang sebesar apapun

delman ini oleh pemiliknya disewakan pada sepupu PBNJ dengan tanpa tarif karena masih teman, padahal pundi-pundi uang yang dihasilkan tidak sedikit, setiap anak bahkan tidak hanya sekali naik. strategi bisnis sebenarnya secara naluri bisa ditangkap setiap orang asalkan dia mempunyai kemampuan berkreasi. dalam kesehariannya yang mengayuh pedal, berangkat ke kota untuk mengayuh becak dia menggunakan sepeda onthel, saat dikota dia bekerja mengayuh pedal becak, pulangnya mengayuh pedal onthel lagi, sungguh membutuhkan energi yang tidak sedikit, sementara anak sulungnya kesana-kemari naik jupeZ, namun sang bapak ini tidak iri namun malahan bangga karena mampu membelikan anaknya sebuah sepeda motor dan tanpa harus kredit.

 

Pos ini dipublikasikan di Jaran Angin. Tandai permalink.

9 Balasan ke nunggang dokar

  1. si PB berkata:

    pretamax
    maaf lahir batin pak………….

  2. ipanase berkata:

    josssss lah, asekkkkkkkkkkkkkkkk

  3. wendakalubis berkata:

    “namun sang bapak ini tidak iri namun malahan bangga karena mampu membelikan anaknya sebuah sepeda motor dan tanpa harus kredit”
    Kelak Aku pasti bisa menjadi salah satu bapak seperti itu!

  4. Ping balik: Ada vario techno ber gigi « DOLANCLINICK

  5. dnugros berkata:

    wuapik pak idenya

  6. dwi berkata:

    Bapak sing ngerteni anake..lha jupiter..tp opo yo anake bs ngerteni bapake?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s