5 motor di parkiran gembos sekaligus

Salah satu peraturan di sekolah PBNJ adalah siswa dilarang mengemudi kendaraan bermotor ke sekolah. setelah berulang kali kali ini perlu diberi pelajaran extra agar memahami bahwa peraturan ada untuk ditaati bukan dilanggar.

milih wuuuzzzzzzzzz po kamplengisan?

Berbekal kunci busi dan sebuah obeng tanpa genggaman PBNJ menuju parkiran underschool, motor itu dititipkan di halaman sebuah rumah sekitar sekolah, disitu teronggok beberapa motor siswa yang khas ke4L4Yannya (tanpa spion) dan kriminalitasnya (pajak mati), tanpa banyak kata langsung beraksi, beberapa orang yang melihat aksi PBNJ hanya diam termasuk tuan rumah.

busi besok akan dikembalikan

hal tersebut dilakukan karena telah berulang kali diperingatkan, keluhan masyarakat akan aksi mereka telah disampaikan pada sekolah, bukan hanya itu, untuk menjaga dan meminimalisasi kesenjangan sosial. hukuman mengurangi angin dan menyita busi memang bukan tindakan bijak namun jika anda langsung menghadapi betapa sulit mendidik puluhan anak orang dengan berbagai karakter dan kenakalannya beserta segala resikonya pasti memahami, semoga yang PBNJ lakukan memberikan efek jera dan semua yang dilakukan hanya untuk kebaikan mereka.

masih brani bawa motor lagi?!!! tak clooorit banmu , , ,

bonuss

nunggang jaran malah boleh karena ga bermotor

Pos ini dipublikasikan di performance. Tandai permalink.

67 Balasan ke 5 motor di parkiran gembos sekaligus

  1. bennythegreat berkata:

    SANGAT SUKA ARTIKEL INI…!!!

  2. ricthofen berkata:

    setuju peraturan di buat tuk ditaati di skolah ane dulu ad wacana kayak gitu juga tapi yah gitulah cuman wacana yg sekarang dah tidak terdengar kabarnya lagi wkwkwk😀

  3. bennythegreat berkata:

    monggo pak Bambang jadi duta road safety di sekolahnya…berantas virus gengsi dan konsumtif…tularkan ajaran kesederhanaan..

    beli montor atau apapun itu monggo wae nak…asal kowe wis bener golek duid…!!

  4. ipanase berkata:

    ati2 meteng jarene kui pak,,,
    sip, lanjutkan brantas alay
    copot wae bane pak, plus cepot karbu n copot cylinder headnya

  5. setuju!

    btw,bonuse keren pak 😀

  6. B M W ♣ berkata:

    Bonusane kui lho,po ra semaput jarane?

  7. soemarlien berkata:

    bisa di aplikasikan di sekolahan lainnya nih

  8. mbr666 berkata:

    pak bambang jarane cilik:mrgreen:

  9. nadi berkata:

    Dukung PBNJ menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Se-Magelang.
    Kalau nggak mau?
    #kamplengisisan
    :mrgreen:

  10. lekdjie berkata:

    joss..sesuk yen banndel ban e ilang siji!

  11. agunk_ae berkata:

    Muantep…
    belum saatnya mereka naik mongtor…

  12. dany :) berkata:

    hahaha…awas di cluriii….ttt…😆
    sakno jarane…

  13. SkyrideR berkata:

    Untung cuma bebek…

  14. Maskur berkata:

    Guruku galak…

  15. bejo berkata:

    mantep….

    ngemeng2 bonuse ..tuku wader pak:mrgreen:

  16. mbk666 (mbek) berkata:

    sipp..pak guru omar PBNJ

  17. Pak Bambang Nunggang Byson berkata:

    terimakasih semua atas dukungannya, , , ,

  18. ika berkata:

    pak bambang sendiri mengakui kalo hukuman mengurangi angin dan menyita busi memang bukan tindakan bijak. sebaiknya mencari cara lain yang bisa mencerminkan tindakan seorang pendidik. kalo saya jadi murid pak bambang,mungkina saya akan mengajukan tuntutan perbuatan yang tidak menyenangkan. bersikaplah lebih bijak

    • Pak Bambang Nunggang Byson berkata:

      sudah kehabisan akal

    • sugiedane berkata:

      @ IKA mbak opo mas Iki : anda Itu typikal Orang Indonesia Biangets ibaratnya Sudah Melanggar peraturan e malah ngelaporin pula dan protes dengan segala keemosianya, Kan di Sekolahan PBNJ sudah ada peraturan dilarang Bawa Motor anak2 Sekolah nah kalau tuh anak2 Sekolah pada Bawa Motor yang Salah Siapa yg Melanggar Siapa, kok malah mengajukan tuntutan perbuatan tidak menyenangkan, Peraturan itu dibuat untuk ditaati Mencoba Untuk Bersikap Lebih Bijak, Sebagai Contoh Jika anda Berlalulintas Sudah ada Peraturan Memakai HELM terus anda seenaknya Saja Berlalulintas Tidak Memakai HELM apakah Anda Sudah Bijak dan kemudian Bapak Polisi MEnilang Anda terus anda Melaporkanya Bapak Polisi Tadi Ke PEngadilan Apakah Anda Bijak😀

  19. cuap2x berkata:

    mungkin ngirit kali pak,rumahnya lumayan jauh beberapa kali naek angkutan. liat aja motornya kluaran taun brp…? mungkin dgn sikap lebih bijak dr bapak akan membuat anak didik segan… salam kenal

  20. one08 berkata:

    kebangeten orang tua nya, anak SMP secara psikologis dan emosional masih labil. apa gak sayang nyawa anaknya tuh para orang tua yang merelakan anak di bawah umur naik motor tanpa SIM dan kelengkapan keselamatan? sudah begitu cuek-nya orang tua jaman sekarang kepada keselamatan jiwa anak-anaknya atas nama gengsi?
    mari kita secara sadar mengambil hikmah dari pak bambang, kadang tujuan baik perlu ketegasan dalam pelaksanaannya. mohon para orang tua agar menyadari hal ini!!! (jangan sampai menunggu maut menjemput…. bakal menyesal sampeyan!)

  21. teaser berkata:

    sy suka maksud dan tujuannya…tapi tidak suka bahasanya…lebih mirip ‘gentho’ daripada guru…
    anda seorang pendidik, tahu dong cara ‘menang tanpo ngasorake’….

  22. joker berkata:

    gw kasih usul : hukumannya disuruh anter jemput guru2nya (giliran) sampe lulus

  23. ting_tong berkata:

    hati nurani dan jiwa tengil saya berkata “GW SETUJU BANGET AMA LU BRO”
    meskipun pikiran dan rasionalitas saya berkata akan lebih baik kalo gak perlu sampe segitunya dan mereka2 dah nurut….. iya ga bro….
    serba salah bro….

  24. gp1 berkata:

    usul nih… PBNJ minta bantuan polisi untuk nilang tuh anak2. pasti pada kapok klo pagi2 sudah keluar uang min. 50rb apalagi klo motornya dibawa ke kantor polisi dan harus mengurus motor mereka sampai pengadilan.

    • sugiedane berkata:

      Setuju Mas Bro Saran Buat PBNJ mending secara Mindik2 Bekerjasama Dengan Pak Polisi atau Pihak Berwajib tanpa sepengetahuan Anak2, biasanya Karakter Orang Indonesia Jika ada Masalah Baru Sadar, MAkanya Ketika ada Satu yg Sudah Ketangkep dan Kena Akibatnya Pasti yg lain Akan Berfikir Juga untuk tidak melakukan Hal yg Sama, atau Kalau Nggak PBNJ memberikan Pelajaran Exstra tentang Berdisiplin LAlulintas, Pakai Helm, trus Dibawah Umur Nggak Boleh dan Saya Yakin Mereka Masih dibawah Umur😀

  25. Hazzen berkata:

    sip pak, selamatkan generasi bangsa kita….😆

  26. memet berkata:

    Anak SMP blm cukup umur naek motor pasti tidak punya SIM! Dari kondisi motor-nya tanpa spion saja udah keliatan tindak-tanduknya. Saya dukung sekolah bpk menjadi sekolah yang disiplin, segelintir orang2 diatas yang ga setuju itu malah mendukung generasi muda yang makin rusak dan bobrok. Toh disiplin demi kebaikan mereka dewasa nanti.

  27. smoothy blue berkata:

    usul mzbro= lbh baek mtornya dirante trus ortunya disuruh ngambil n pean krjasama ma polisi bwt natar para ortu ttg safety riding

  28. dave berkata:

    anak muda jaman sekarang,,
    susah di bilangin nya,,
    anggapan nya semakin jago melanggar peraturan,,
    semakin keren,, padahal,, ?? ckck..

  29. Igfar Pramarizki berkata:

    saya dukun clurit eh.. kebijakannya pak!

  30. anton nugroho berkata:

    kalo jaman SMA tahun 90’an, disinyalir PBNJ ini guru BP, yang agak-agak preman, ha..ha..

  31. PNS IBUKOTA berkata:

    Saya seorang pengajar di salah satu SMPN RSBI di jakarta, menurut saya, tindakan mas bambang terhadap murid2 yg nakal seperti itu kurang pas, nantinya malah akan membuat siswa merasa tertantang, bukan malah jera…coba berikan tindakan yg bersifat mendidik dan persuasif,

  32. dnugros berkata:

    wuidyannn…koq nganggo clurit2an barang

  33. boerhunt berkata:

    Bijak tidaknya tergantung apa alasannya, dan ini alasannya tepat pak, bijak bukan melulu cara halus aja, kalo boleh dibilang kasar, cara ini juga cara bijak sebagai pilihan terakhir.. nice share
    nitip ya pak
    http://boerhunt.wordpress.com/2011/08/16/tanpa-data-protes-hanya-sekedar-shadow-boxing-masalah-livery-balap/

  34. dhuwurs berkata:

    ak titip yen ono sing gawe pelek tdr yo pak,, copotke pelek ke.. aiihihihi,,,

    guru yg tegas nih,, mesti di wedeni murid2e..:p

  35. TDF berkata:

    bonuse lho gak nahan hahahahaha:mrgreen:
    ak mbiyen SMP juga nggowo motor pak😀

  36. Xena berkata:

    Tidak hanya kata-kata.
    Tetapi dengan tindak nyata.
    Salut.

  37. blade_us berkata:

    SETUUJUUUU SAMA PNBJ

    LAANJUUTKAAANN…!!!!!!!!!!!!!

  38. nanared berkata:

    hati2 aja pak,sapa tau besok lusa gantian kebo amrik bapak yang dikerjai siswa,sering bgt ada kejadian kayak gitu

  39. rahmatt berkata:

    jadi ingat jaman SMP
    siswa dilarang membawa motor ke sekolah, jadi parkirnya di sekitar sekolah

  40. SI KUMBANG berkata:

    Teruskan perjuangannya pak,…aku yakin pasti bapak telah memperhitungkan segala resiko dan konsekwensinya,….sekarang sangat jarang guru yang tegas terhadap anak didiknya,…memang keras,..tapi begitulah kenyataannya….Pemahaman tertib lalu lintas harus mulai disadarkan sejak dini,..tiada kata terlambat tuk mengajarkannya,..Bisa dibayangkan, kalo skrg aja kelakuannya udah seperti ini, bagaimana next nya?,…..Smoga murid2 bapak dapat hidayah/pencerahan budaya tertib lalu lintas,….KEEP SAFETY RIDING,….

  41. awan berkata:

    kl di desa emang beda cara didiknya, harus kereng skalian biar jera. Kl di kota siswa dikerengi pasti ortunya ikutan tp kl di desa opo jare pak gurune

  42. Blue berkata:

    setuju!…lebih setuju minta tlong pak polis nilang mereka semua,pasti jera!

  43. elwi berkata:

    wong salah,melanggar peraturan kok isih do ngeyel, maju terus pak Bambang,saya setuju dengan anda…Indonesia masih butuh orang-orang yang melakukan tindakan, bukan hanya teori alias (omong thok)…qiqiqiqi

    *tapi jangan galak-galak yo Pak

  44. eXNewBee berkata:

    woy pak kwi pit q tak colong karbuni bison njenengan :S marake nyurung tekan omah ….wasem……titenono pak tak leboke garem blok mesin njenengan😀 ati ati nak nang skolah yo pak😀

  45. Ping balik: Kurikulum Road Safety Di Sekolah…Opo Tumon…?? « bennythegreat.wordpress.com

  46. compumoto berkata:

    jebul sampeyan sing nyopot busiku???👿

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s