laku ga fatwa itu , , , ,

membaca berbagai media membahas fatwa haram sebenarnya PBNJ merasa kasihan pada ulamanya, yakin seyakinnya bahwa beliau yang ada dalam MUI lebih mengetahui hukum-hukum Islam namun yang menjadi hati tidak tega adalah efektivitas fatwa tersebut. berkaca pada fatwa rokok yang beberapa waktu silam heboh akan tetapi kenyataan di masyarakat / umat ribuan orang islam masih klepas klepus, tak terkecuali ulama-ulama yang lain di negeri ini yang perokok tetap aja sedat-sedot, ribuan santri masih setia mengkonsumsi, kopontren (koperasi pondok pesantren) masih menjual rokok, haram kok ga kompak banget.

PBNJ dan K.H Nuril Arifin

beberapa opini dan pertanyaan yang masuk membuat ngelus dada, seperti

Parameter kaya dan tidak, siapa yang menentukan?

Berapa batasan, orang disebut kaya dan tidak?
Banyak diantara kita yang kaya tapi merasa miskin dan atau tidak sedikit yang pas-pasan tapi merasa kaya…

K.H Muhaimin Asnawi dan K.H Sarofi, beda dikit lagh, bapakku Asrofi

sepengetahuan PBNJ salah satu syarat ulama adalah pengakuan dari masyarakat akan keilmuannya yang mendalam di bidang agama, jika ditilik tolak ukurnya, salah satunya ya bisa dari banyaknya orang tua yang mempercayakan anaknya untuk mencari ilmu dan menghilangkan kebodohannya di pondok ulama tersebut, ga lucu khan kyai ko ga punya santri, memang jumlah santri bukan satu-satunya faktor namun dari sinilah prestasi kesuksesan seorang kyai / ustadz diuji,  lagh masyarakat yang akan menilai,

PBNJ hanya kasihan melihat bapak-bapak terhormat yang ada dalam MUI berfatwa ko ga diikuti = ora payu, ga jauh beda dengan hanya mempermalukan diri sendiri, lah wong umatnya dewe ra nggagas.

berhenti merokok sangat sulit, hanya mengurangi, dari sebungkus dikurangi satu persatu, dari sebatang rokok yang panjang dikurangi sedikit demi sedikit menjadi pendek, paragraf sesat jangan ditiru!!!

nunggang boil sejuta umat mau beli pertamaxx tapi di SPBU ga ada, apa mau dorong tu yang berfatwa? mbok yao berfatwa jangan sambil esmosi to yo,,,,

bodyguard istri mantan presiden ga galak-galak amat ko

Pos ini dipublikasikan di performance. Tandai permalink.

18 Balasan ke laku ga fatwa itu , , , ,

  1. #99 bro berkata:

    Orang kismin..

  2. B M W ©2011 berkata:

    aq ming kuat premium pakdhe

  3. Hourex150L berkata:

    Pemerintah juga HARUS NGERTI kalo INDONESIA INI BUKAN HANYA JAKARTA saja,, Tapi daerah-daerah Pedalaman di luar jawa JUGA MASIH BERBENDERA MERAH PUTIH serta Membayar PAJAK juga..

    *setuju banget Pak Bambang..

  4. Sudaryanto Adp berkata:

    mmumet mikir negoro……..

  5. nanared berkata:

    pake premium dianggap dosa klo mampu beli pertamaxx.lha kayak ane,jarak SPBU terdekat yang jual pertamax 60 km,jarak segitu cuma buat isi BBM? astaghfirullah..*tepok jidat
    ditunggu review si byson 161
    SALAM KARET BUNDAR™

  6. CB TUWEK berkata:

    Setuju um. Mbuat fatwa mbok yang masuk nalar… Kalo naek innova masih ngridit disuruh beli pertamax bakalan macet angsurannya.

  7. Bjl berkata:

    Fatwa (dari bahasa Arab فتوى‎), artinya nasihat, petuah, jawaban atau pendapat. adapun yang dimaksud adalah sebuah keputusan atau nasihat resmi yang diambil oleh sebuah lembaga atau perorangan yang diakui otoritasnya, disampaikan oleh seorang mufti atau ulama, sebagai tanggapan atau jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan oleh peminta fatwa (mustafti) yang tidak mempunyai keterikatan. Dengan demikian peminta fatwa tidak harus mengikuti isi atau hukum fatwa yang diberikan kepadanya.

    menurut saya sudah jelas. kalo dimintai pendapat, MUI akan memberikan pendapat.
    diikuti bagus, nggak diikuti ya monggo. dan saya yakin kalau Bapak2 yang ada di MUI ilmunya jauh lebih tinggi daripada saya, jadi saya ndak akan berani mempermasalahkan isinya. Terlepas saya akan mengikuti atau tidaknya fatwa tersebut.

  8. MAS berkata:

    PBNJ kirain apaan? hehe

  9. yang pasti saya gak mengikuti mui😳

    ogut bukan orang islam:mrgreen:

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

  10. nick 69 berkata:

    IDEM SAMA BJL

  11. nick 69 berkata:

    walah capslock masih nyala:mrgreen:

  12. arsixty berkata:

    ulama kok kon ngurusi bbm, lha menteri-ne kon ngopo?

  13. Amama Ali berkata:

    besok aku mau kuliah lagi wae, ambil jurusan Kyai

  14. asmarantaka berkata:

    apapun kiyainya..minumnya Fresstea…wkwkkw..seko gambare kui:mrgreen:
    ah ngk haram kok rokok itu..toh masih legal di Indonesia…ngikut pemerintah aja:mrgreen:

  15. dnugros berkata:

    Kalo judul artikel ini dijawab, jawabane ga berlaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s