Hormati Motormu

Honda 70 adalah motor pertamaku belajar riding, 2 tahun kemudian dibelikan orang tua dengan 2/3 uang tabunganku sebuah honda 70 yang telah luntur warnanya menjadi orange karena sering dijemur motor ini untuk mencari ilmu di sebuah madrasah aliyah di magelang karena aku sudah mulai les. pertama kali dipake ujian langsung datang, pulang grimis malah rem blong ya terpaksa dihentikan oleh pohon titian, padahal jarak masih 4 km dengan medan yang naik turun, hamdalah selamat sampai rumah.

ilustrasi

Tulisan ini sekedar mengingatkan pembaca, meskipun benda mati motor telah berjasa besar terhadap kehidupan anda sekarang ini. seperti halnya ibu yang telah mengandung, merawat dan mendoakan kita sepanjang jalan, Bapak yang kerja membanting tulang, kyai yang mengajari alif ba ta tsa dst, guru yang memperkenalkan A, B, C, D dst. motor juga telah mengantarkan anda mengarungi ribuan kilometer, mengunjungi ratusan SPBU, menyusuri jalan beraspal, batuan, kubangan, terik dan hujan, mencium aspal, pantat mobil, pohon tanpa protes apalagi unjuk rasa.

solo nggelandang di Dieng

Rawatlah tunggangan anda, lakukan yang terbaik yang anda mampu, jangan lupakan jasa-jasanya. jangan mentang-mentang sekarang anda naik motor ber-CC besar, keluaran baru, masih kinyiz-kinyiz, kinclong, full modifikasi, tetaplah menginjak bumi, hormati pengendara disekitar anda yang mungkin kendaraannya adalah motor pertama yang digunakan anda untuk belajar berkendara meskipun telah kumuh dan jelek.

semoga berguna,,,,

 

Pos ini dipublikasikan di performance. Tandai permalink.

24 Balasan ke Hormati Motormu

  1. karismalovers berkata:

    pertamax pak bambang

  2. tongsam berkata:

    dieng lewat jlumprit… mak nyusss

  3. #99 bro berkata:

    sik sik sik lakone opo pak bambang..

  4. ridertua berkata:

    mantab mantab mantab

  5. agunk_ae berkata:

    ISTIMEWA…
    Btul bgt… setubuh eh setuju… apalagi mongstor itu penuh dgn kenangan..
    sperti ‘Nyai Demang’ wlaupun disuruh jual… tpi ngga akan terjadi… banyak kenangan dgn mongstor ini… dari pacaran smpe skrg dh nikah… rencana akan direstoransi eh restorasi ulang…

  6. dnugros berkata:

    betul pak de, sayangi motormu bagaikan dia menyangimu, mengantarmu ketempat tujuan tanpa keluh kesah.

  7. azizyhoree berkata:

    jaran ku dari c800 robot elek + riris biru 02 meski ke 2 nya jarang pakai, juga ga akan dijual kayaknya 🙂 penuh memory pak bro!

  8. SkyrideR berkata:

    Jgn lupakan istri tua mu.. walau kmu udah punya istri muda..

  9. sekopati berkata:

    senajan tuwo yen didandani yo rak kethok ayu tho mas Bambang…

  10. Shark berkata:

    sayangi dia seperti dia menyayangimu…

  11. kang_ulid berkata:

    puncak dieng… jadi inget candi semar, dan kawan2… kemudian bermalam di wonosobo… kapan ya bisa kesana lagi??!!!

  12. willy berkata:

    hormaattttttt graaaaxx😆

  13. hourex150l berkata:

    waaa, inti ne tetep Kip Bradehud lha Pak, apapun Motornya tetep saling ‘ngajeni’ siji lan sijine…

    PISS..

  14. Maskur berkata:

    nek perlu yen meh di dol di ambungi kaya rossi karo m1

  15. touringrider berkata:

    honda WIN..salam sesama penunggang win!!!qiqiqiqiqiqi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s