Motor Luluran Lumpur

Maaf, ini bukan artikel up to date tapi sebenarnya telah lama terjadi namun hasil perhatian saya tentang motor sebelum punya blog. mohon maklum.

Siang itu diajak seorang seniman bernama ki ipang pelukis bambu ke borobudur, setelah menitipkan sepeda motornya (saya boncenger) di warung info jagad cleguk milik Bapak Sucoro kami menunggu teman, datanglah sebuah terios hitam, kami langsung masuk mobil dan ternyata driver adalah Bapak Sutanto Mendut, melewati gerbang samping via hotel manohara, gratis tentunya,,,,hemat Rp 22.000an, Kegiatan yang diprakarsai seniman Borobudur yang tergabung dalam Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) itu antara lain memamerkan 84 lukisan, sejumlah patung, karya instalasi, dan performa seni.

Setiap lukisan karya para pelukis dari berbagai kota seperti Magelang, Yogyakarta, Solo, Bandung, Semarang, Madiun, Surabaya, Jakarta, dan Tangerang, di atas kanvas itu dipajang dengan sebatang bambu yang di atasnya dihias dengan payung “mutho”.
Pada kesempatan itu dua seniman KSBI menggelar performa seni bertajuk “Raja Jalanan”. Mereka melumuri tubuhnya dengan lumpur dan melakukan gerak performa seni di atas sepeda motor kuno yang diwarnai dengan lumuran lumpur.
Puluhan seniman setempat lainnya yang mengenakan pakaian adat Jawa antara lain berkain surjan, tutup kepala blangkon, berkain adat Jawa motif lurik berkolaborasi dengan dua seniman asal Jepang, Yasumi dan Sayuri, melakukan performa bertajuk “Sang Raja”.

Yasumi dan Sayuri, masing-masing mengenakan pakaian tradisional Jepang, Kimono. 2 moge yang telah sebelumnya dibungkus kertas koran kemudian diluluri lumpur sehingga sulit untuk pak bambang nunggang jaran mengidentifikasi brand.

Mereka berjalan kaki dari sekitar panggung alam “Aksobya” di sebelah timur kaki Borobudur dengan iringan tabuhan alat musik antara lain jimbe, kendang, kenong, kentongan, dan terbang menuju panggung utama di Taman Lumbini.

lukisannya mas wawan geni

lukisannya mas wawan geni

Beberapa seniman lainnya menari-nari dengan properti daun “lompong”. Dari atas panggung para seniman melantunkan sejumlah tembang yang dikemas secara kontemporer antara lain “Ilir-Ilir” dan “Kokoronotomo”.

Yang membuka pameran adalah budayawan Remy Sylado memberikan apresiasinya atas pameran itu. Gagasan yang hebat dan unik, biasanya pameran berlangsung di ruangan seperti galeri, namun seniman Borobudur bereksplorasi di ruang terbuka, di Candi Borobudur.

apel karya dedy paw

apel karya dedy paw

Fastabikul khairat berlomba-lomba dalam kebaikan, mengedukasi biker tanah air berkendara yang benar dengan berbagai setartegi dan metode masing-masing, berkreasi dan berinovasi memodifikasi tanpa meninggalkan unsur safety dan peraturan.

semoga berguna,,,,,,,,,,

sumber didukung http://www.promojateng-pemprovjateng.com/detailnews.php?id=10055

Pos ini dipublikasikan di performance. Tandai permalink.

22 Balasan ke Motor Luluran Lumpur

  1. pb berkata:

    pertamaxxx

  2. pb berkata:

    puas klimax

  3. bejo berkata:

    opo ora luntur nek kudanan

  4. lekdjie berkata:

    apik..apik..apik

  5. pelautbahari berkata:

    Sepuluh besar… cckckkckc…

  6. NanaRedPro berkata:

    habis dipake offroad ataw empunya jorok????
    *gak nyambung.com
    SALAM KARET BUNDAR

  7. aryoningrat berkata:

    apik apik apik,
    pak bambang pie kabare?
    maheso ne pie pak?
    ngomong2 mslh maheso ndek wingine aku ndelok+ngecek bysone kancaku koq T sing nduwur cedhak mbe spido kae koq tipis banget pak,tau tiba tapi alhmdlh ora pa2,mugo ae maheso ne jenengan mengko ora eror koyo brita sing uwes2.:-)
    (sekedar info)

  8. byson bar mbajak sawah kuwi…😀

  9. Darmawan berkata:

    luluran bedak tabur tambah siip

  10. asmarantaka berkata:

    apik…apik…apik..apik…apik…apikk:mrgreen:

  11. ridertua berkata:

    seni seni seni……. gak pake “air”🙂

  12. Bonsai Biker berkata:

    motore bar nggo mluku

  13. si oom as varioputiih berkata:

    walah..
    kalo ini sih abis kecemplung kalen😮

    nitip oom:
    http://varioputiih.wordpress.com/2011/03/03/mogok-di-tengah-jalan/

  14. agungsevi berkata:

    wah keren..
    anti maling ni motor!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s